Perawatan dan Obat Cacar Air pada Anak dan Balita
Cacar air merupakan penyakit yang akan diderita setiap anak dan orang dewasa paling tidak satu kali seumur hidupnya. Penyakit cacar air amatlah mudah menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus varisela zoster yang menyerang kulit penderitanya. Kulit penderita cacar air akan terlihat benjolan berisi air.
Cacar air saat ini tidaklah mematikan, namun demikian sangat membuat tidak nyaman. Jika terjadi di anak-anak, maka orang tua harus merawatnya. Bagaimana cara terbaik untuk merawat penderita anak dan balita yang terkena cacar air dan apa obat cacar air yang tepat?
Perawatan dan pertolongan pertama pada anak dan balita yang terserang cacar air adalah dengan membawanya ke dokter. Ini adalah tindakan untuk memastikan bahwa balita atau anak tersebut memang terserang penyakit cacar air dan bukan berbagai macam penyakit lainnnya. Karena penyakit ini adalah penyakit yang sangat menular, maka sebaiknya penderita dirawat oleh orang yang sudah pernah terkena cacar air sebelumnya sehingga perawat tidak akan tertular. Ini dikarenakan orang yang sudah pernah menderita penyakit ini sebelumnya akan memiliki kekebalan tubuh dan tidak akan terserang lagi di kemudian hari.
Cacar air merupakan penyakit yang akan diderita setiap anak dan orang dewasa paling tidak satu kali seumur hidupnya. Penyakit cacar air amatlah mudah menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus varisela zoster yang menyerang kulit penderitanya. Kulit penderita cacar air akan terlihat benjolan berisi air.
Cacar air saat ini tidaklah mematikan, namun demikian sangat membuat tidak nyaman. Jika terjadi di anak-anak, maka orang tua harus merawatnya. Bagaimana cara terbaik untuk merawat penderita anak dan balita yang terkena cacar air dan apa obat cacar air yang tepat?
Perawatan dan pertolongan pertama pada anak dan balita yang terserang cacar air adalah dengan membawanya ke dokter. Ini adalah tindakan untuk memastikan bahwa balita atau anak tersebut memang terserang penyakit cacar air dan bukan berbagai macam penyakit lainnnya. Karena penyakit ini adalah penyakit yang sangat menular, maka sebaiknya penderita dirawat oleh orang yang sudah pernah terkena cacar air sebelumnya sehingga perawat tidak akan tertular. Ini dikarenakan orang yang sudah pernah menderita penyakit ini sebelumnya akan memiliki kekebalan tubuh dan tidak akan terserang lagi di kemudian hari.
Walaupun demikian, bukan berarti bahwa anak yang menderita cacar air tidak boleh ditemui. Anak tersebut boleh ditemui asalkan berhati-hati. Jangan berdekatan ataupun bersentuhan. Ini untuk memastikan bahwa penderita tidak akan menularkan penyakit melalui udara ataupun sentuhan. Sebaiknya mereka yang menjenguk anak tersebut juga menggunakan penutup hidung dan mulut untuk memastikan udara tidak terhirup.
Ketika anak atau balita menderita cacar air, maka makanan dan minuman yang dikonsumsi sebaiknya dikontrol sebaik mungkin. Pastikan bahwa ia diberikan makanan dengan kandungan protein dan kalori yang tinggi. Selain itu, ia juga harus diberikan cukup mineral dan vitamin. Ini adalah pengobatan terpenting untuk memastikan bahwa anak yang menderita penyakit cacar air tidak akan semakin parah.
Selain itu, anak juga harus beristirahat dengan cukup. Anak tidak diperbolehkan keluar dari rumah, apalagi ketika cacar airnya masih terus bertambah. Kulit biasanya terasa gatal dan anak akan menggaruk bagian yang bercacar tersebut, namun ini adalah hal yang harus dijauhkan karena menggaruk akan membuat penyakit semakin parah dan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Untuk menghindarkan masalah atau infeksi, potong kuku anak dan gunakan sarung tangan, terutama ketika ia tidur agar tidak menggaruk dengan tidak sengaja.
Jika cacar berwarna merah, bernanah atau membengkak atau anak mengalami demam yang tinggi dan muntah-muntah, maka sebaiknya anak kembali dibawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan tambahan. Untuk mencegah cacar air yang parah, maka sebaiknya anak diberikan vaksin cacar air ketika ia berusia lebih dari satu tahun dan kemudian diulangi lagi pada usia 5 tahun.
Ketika anak atau balita menderita cacar air, maka makanan dan minuman yang dikonsumsi sebaiknya dikontrol sebaik mungkin. Pastikan bahwa ia diberikan makanan dengan kandungan protein dan kalori yang tinggi. Selain itu, ia juga harus diberikan cukup mineral dan vitamin. Ini adalah pengobatan terpenting untuk memastikan bahwa anak yang menderita penyakit cacar air tidak akan semakin parah.
Selain itu, anak juga harus beristirahat dengan cukup. Anak tidak diperbolehkan keluar dari rumah, apalagi ketika cacar airnya masih terus bertambah. Kulit biasanya terasa gatal dan anak akan menggaruk bagian yang bercacar tersebut, namun ini adalah hal yang harus dijauhkan karena menggaruk akan membuat penyakit semakin parah dan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Untuk menghindarkan masalah atau infeksi, potong kuku anak dan gunakan sarung tangan, terutama ketika ia tidur agar tidak menggaruk dengan tidak sengaja.
Jika cacar berwarna merah, bernanah atau membengkak atau anak mengalami demam yang tinggi dan muntah-muntah, maka sebaiknya anak kembali dibawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan tambahan. Untuk mencegah cacar air yang parah, maka sebaiknya anak diberikan vaksin cacar air ketika ia berusia lebih dari satu tahun dan kemudian diulangi lagi pada usia 5 tahun.

0 Response to "Perawatan dan Obat Cacar Air pada Anak dan Balita"
Posting Komentar